
Pertumbuhan penduduk di pengaruhi
oleh 3 hal ini, yaitu:
Kelahiran dan kematian dinamakan faktor alami, sedangkan perpindahan penduduk
dinamakan faktor non alami. Di dalam pengukuran demografi ketiga faktor
tersebut diukur dengan tingkat/rate. Tingkat/rate adalah ukuran frekuensi suatu
penyakit atau peristiwa/kejadian tertentu yang terjadi pada suatu populasi
selama periode waktu tertentu, dibandingkan dengan jumlah penduduk yang
menanggung resiko tersebut.
Meningkatnya pertumbuhan populasi penduduk dunia telah menyebabkan tekanan
terhadap sumber daya alam termasuk udara, air, tanah, dan keanekaragaman
hayati. Kehidupan modern dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
(Iptek) hingga saat ini pada umumnya masih mengeksploitasi sumber daya alam
secara maksimal terutama untuk keperluan bahan baku industri, termasuk industri
kimia, yang juga menghasilkan limbah yang mengotori bumi. Apabila proses
eksploitasi ini tidak dikendalikan dan limbah yang dihasilkan belum ditangani
secara serius, maka akan menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan.
Pembangunan saat ini pun belum memuat pertimbangan lingkungan yang memadai.
Namun, upaya pencegahan sudah mulai dilakukan melalui berbagai aturan
perundangan mengenai lingkungan. Di samping itu, kemiskinan di selatan dan
kemapanan di utara cenderung merusak lingkungan hidup dan memboroskan sumber
daya alam. Dengan demikian, memahami bumi dan proses yang terjadi di dalamnya
adalah mutlak agar manusia dapat bertindak bijaksana. Oleh karena itu,
sangatlah penting untuk menjaga kapasitas lingkungan agar dapat melakukan
fungsi-fungsinya dengan baik.
Manusia sebagai makhluk yang bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan
di bumi sudah sepatutnya melakukan hal-hal yang perlu dilakukan untuk
menyelamatkan bumi. Populasi manusia di bumi telah melampaui 6 miliar jiwa pada
tahun 2000 dan diperkirakan akan mencapai 8 miliar jiwa pada tahun 2020. Untuk
mendukung jumlah manusia sebanyak itu, beban bumi akan semakin berat, terutama
dalam penyediaan sumber daya alam dan untuk memberikan lingkungan yang
berkualitas layak.
- Dampak negatif dari pertumbuhan
penduduk
Menurut Thomas Robert Malthus
dalam Essay on the Principle of Population (1798), dikatakan bahwa “
penduduk bertambah menurut deret ukur dan bahan makanan bertambah menurut deret
hitung. Dengan demikian pertumbuhan penduduk lebih cepat daripada produksi
makanan yang dibutuhkan. Jika hal ini terus menerus dibiarkan maka akan terjadi
ledakan penduduk.Ledakan penduduk sebagai akibat pertumbuhan penduduk yang
cepat seperti itu memberikan dampak yang buruk bagi kehidupan sosial-ekonomi
masyarakat dan hal ini pun
membuat pemerintah berusaha untuk
mengatasinya ledakan penduduk tersebut.
- Dampak Ledakan Penduduk antara
lain :
1. Jumlah pengangguran semakin
meningkat
2. Kekurangan pangan yang
menyebabkan kelaparan dan gizi rendah
3. Kebutuhan pendidik, kesehatan dan
perumahan sukar diperoleh
4. Terjadinya polusi dan kerusakan
lingkungan
5. Tingkat kemiskinan semakin
meningkat
Jika ledakan penduduk terus terjadi, maka kesejahteraan masyarakat akan terus
menurun karena pertumbuhan penduduk yang begitu besar tidak diikuti dengan
pembangunan yang tepat sasaran. Hal ini hanya akan membuat masyarakat menjadi
tambah sengsara. Langkah-langkah yang harus diambil pemerintah untuk mengatasi
hal ini adalah :
1. Memperluas lapangan kerja melalui
industrialisasi
2. Melaksanakan program Keluarga
Berencana (KB)
3. Meningkatkan produksi pangan
sesuai kebutuhan penduduk
4. Melaksanakan program transmigrasi
5. Menambah sarana pendidikan dan
perumahan sederhana
Usaha yang harus dilakukan
pemerintah untuk mengatasi ledakan penduduk
antara lain :
1. Memperluas lapangan kerja melalui
industrialisasi
2. Melaksanakan program Keluarga
Berencana (KB)
3. Meningkatkan produksi pangan
sesuai kebutuhan penduduk
4. Melaksanakan program transmigrasi
5. Menambah sarana pendidikan dan
perumahan sederhana
0 komentar:
Posting Komentar